Bagaimana Cara Rakyat Lebih Cerdas Dari Media Membodohi Rakyat
Narasi Mencerdaskan Rakyat Dari Media Membodohi Rakyat “Rakyat tidak butuh media yang memuji. Rakyat butuh media yang menguji.” Hari ini kita melihat dua jenis media: Yang pertama, media yang bekerja untuk rakyat. Yang kedua, media yang bekerja untuk anggaran. Perbedaannya sederhana. Media untuk rakyat bertanya: Apa kebijakan ini benar? Siapa yang diuntungkan? Apa dampaknya bagi masyarakat? Media untuk anggaran hanya menulis: “Program berjalan sukses” “Kepemimpinan kuat” “Langkah strategis” Tanpa pernah bertanya: strategis untuk siapa? Jika sebuah media tidak pernah mengkritik kekuasaan, maka dia bukan pengawas. Dia adalah bagian dari kekuasaan itu sendiri. Dan jika rakyat terus percaya pada media seperti itu, maka yang terjadi bukan lagi demokrasi. Melainkan ilusi demokrasi. Karena informasi yang diterima bukan kebenaran, melainkan hasil transaksi. Hari ini yang harus berubah bukan hanya pemerintah. Tapi cara kita memilih siapa yang kita percaya. Karena rakyat yang cerdas tidak hanya...