Negara Tanpa Arah: Ketika Partai Kehilangan Fungsi, Rakyat Kehilangan Kendali
“Negara Tanpa Arah: Ketika Partai Kehilangan Fungsi, Rakyat Kehilangan Kendali” Pengantar Buku ini tidak ditulis untuk menyalahkan rakyat. Buku ini juga tidak ditulis untuk menyerang individu. Buku ini lahir dari satu kenyataan: hubungan antara rakyat dan kekuasaan semakin jauh, bukan karena rakyat tidak peduli, tetapi karena saluran politik yang seharusnya menghubungkan keduanya tidak lagi bekerja sebagaimana mestinya. Partai politik dibentuk sebagai jembatan. Namun ketika jembatan itu melemah, maka yang terjadi bukan sekadar kesalahan kebijakan, tetapi hilangnya arah dalam bernegara. Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka pembelajaran politik masyarakat tidak akan berkembang. Yang terjadi justru sebaliknya: kebiasaan mengikuti tanpa memahami, menerima tanpa menguji, dan memilih tanpa kendali. Buku ini berusaha membuka kembali ruang berpikir itu. Selamat Membaca Menambah Ilmu untuk saudaraku.... Tarmidinsyah Struktur Buku. Bab 1 — Partai Politik: Dari Jembatan Menjadi Penghalang Fungs...